Redaksijambi.com (Bangko) – Keluarga besar Pemasyarakatan Jambi, khususnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko, menggelar doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk keselamatan lima orang jurnalis dan tiga orang awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melaksanakan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan doa bersama tersebut diikuti oleh jajaran petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bangko. Dalam suasana penuh keprihatinan, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh jurnalis dan awak kapal yang sedang menjalankan tugas diberikan keselamatan, perlindungan, serta segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Doa bersama menjadi wujud solidaritas keluarga besar Pemasyarakatan Jambi terhadap para insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Tugas peliputan merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terlebih ketika berada di tengah kondisi dan lokasi yang memiliki risiko keselamatan.

Kalapas Bangko Syaikoni menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moril dari keluarga besar Lapas Bangko.
“Kami bersama seluruh jajaran dan Warga Binaan turut prihatin atas kondisi yang terjadi. Semoga doa yang kita panjatkan menjadi ikhtiar bersama, dan saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan tugas segera ditemukan dalam keadaan selamat serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar Syaikoni.
Melalui doa bersama ini, keluarga besar Lapas Bangko berharap proses pencarian dan pertolongan dapat berjalan lancar. Seluruh peserta juga mendoakan agar setiap pihak yang terlibat dalam upaya pencarian diberikan kekuatan, kemudahan, dan perlindungan.
Di tengah keterbatasan untuk dapat membantu secara langsung, doa menjadi bentuk ikhtiar dan solidaritas yang dapat dilakukan bersama. Semoga kabar baik segera datang dan seluruh jurnalis serta awak kapal tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat. (dEn)



