TNI dan Tim Gabungan Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun, Api Berhasil Dipadamkan

Redaksijambi.com (SAROLANGUN) – Tak menunggu api meluas, jajaran Koramil 420-04/Sarolangun Kodim 0420/Sarko bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pengecekan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Pada Rabu (9/9/2026), personel TNI bersama BPBD, Manggala Agni dan Polri turun langsung ke lapangan setelah menerima informasi titik panas (hotspot) berdasarkan pemantauan BMKG Provinsi Jambi melalui Satelit TERRA.

Gerak cepat tersebut dilakukan di wilayah Desa Ladang Panjang dan Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun. Tim tidak hanya memastikan keberadaan titik panas, tetapi juga menyisir kondisi lahan untuk memastikan tidak ada api maupun bara yang masih berpotensi kembali memicu kebakaran.

Sebanyak 9 personel gabungan terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 3 personel TNI, 1 personel Polri, 2 personel BPBD dan 3 personel Manggala Agni. Untuk menjangkau lokasi, tim menggunakan kendaraan roda dua, masing-masing tiga unit sepeda motor dinas Babinsa, dua unit kendaraan roda dua BPBD, dua unit kendaraan Manggala Agni dan satu unit sepeda motor dinas Polri.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan ground check dan pemeriksaan kondisi lahan secara menyeluruh. Hasil pengecekan menunjukkan api telah berhasil dipadamkan. Tim juga memastikan kondisi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan tanah mineral dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar ±1 hektare. Hingga kegiatan berlangsung, pemilik lahan maupun penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Di tengah kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla, personel di lapangan turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata sinergi TNI bersama Polri, BPBD dan Manggala Agni dalam merespons setiap informasi hotspot. Bukan sekadar memadamkan api, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan potensi kebakaran dapat dikendalikan sebelum berkembang dan mengancam wilayah yang lebih luas.

Berkat respons cepat dan kerja sama lintas instansi, seluruh titik yang menjadi sasaran pemantauan berhasil diperiksa dan api dinyatakan telah padam. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan tanpa kendala. Kewaspadaan tetap menjadi kunci. Karena ketika api mulai menyala, setiap menit sangat berarti. (dEn)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru