Malam Gladi Kotor, Suasana Festival Kenduri Psko Mulai Hidup di RTH Pasar Bawah Bangko

Redaksijambi.com (MERANGIN) – Suasana Festival Kenduri Psko mulai terasa di jantung Kota Bangko, tepatnya di ruang terbuka hijau (RTH) Pasar Bawah Bangko.

Jumat malam (10/7/2026), panitia bersama para peserta menggelar gladi kotor sebagai bagian dari pemantapan persiapan menjelang pembukaan festival budaya yang mengangkat tradisi Kenduri Psko.

Di bawah gemerlap lampu panggung, sejumlah penampil tampak berlatih mematangkan penampilan. Sementara itu, masyarakat yang melintas mulai berdatangan untuk menyaksikan secara langsung persiapan festival yang akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya daerah.

Tak hanya panggung hiburan, sejumlah stan bazar UMKM juga telah berdiri di sekitar lokasi acara. Festival tersebut nantinya akan diramaikan dengan tari massal, lomba fashion show, serta berbagai kegiatan yang dikemas dalam nuansa adat dan budaya Merangin.

Gladi kotor dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana, mulai dari tata panggung, tata cahaya, hingga koordinasi para peserta dan panitia.

Festival Kenduri Psko sendiri diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi yang sarat akan semangat kebersamaan dan gotong royong itu kini dikemas dalam balutan festival modern tanpa meninggalkan akar budayanya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak malam mulai larut. Sejumlah warga tampak sengaja datang bersama keluarga untuk menyaksikan persiapan festival yang dipenuhi tata cahaya panggung dan penampilan para peserta.

Salah seorang warga Bangko, Andi (32), mengaku sengaja meluangkan waktu untuk melihat langsung gladi kotor Festival Kenduri Psko.

“Walaupun baru gladi, suasananya sudah ramai dan meriah. Kami jadi penasaran menunggu acara puncaknya besok. Semoga festival seperti ini bisa terus digelar karena selain menghibur, juga mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda,” ujarnya.

Senada, Rekha, warga lainnya yang datang bersama anak-anaknya, mengatakan Festival Kenduri Psko menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.
“Anak-anak senang melihat latihan tari dan lampu panggung. Mudah-mudahan besok acaranya lebih meriah lagi dan banyak pengunjung yang datang,” katanya.

Hingga malam hari, area festival tampak dipenuhi aktivitas persiapan. Lampu panggung yang mulai menyala, peserta bazar UMKM yang mulai hadir untuk persiapan, serta antusiasme peserta dan masyarakat menjadi pertanda bahwa Festival Kenduri Psko siap menyambut warga Merangin dalam perhelatan budaya yang meriah.

Malam gladi kotor itu seolah menjadi pertanda bahwa Festival Kenduri Psko bukan sekadar perhelatan seni dan budaya, melainkan ruang pertemuan masyarakat untuk merawat tradisi dan merajut kebersamaan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. (dEn)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru