Redaksijambi.com ,MERANGIN,– Pemerintah Kabupaten Merangin menyatakan komitmen penuh untuk menyelamatkan kawasan Geopark Merangin dari ancaman Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan PETI yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Rabu (15/7).
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Merangin H. M. Syukur dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait sebagai bentuk sinergi dalam menyelamatkan kawasan Geopark yang menjadi kebanggaan Kabupaten Merangin.
Dalam arahannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi aktivitas PETI yang merusak kawasan Geopark, aset milik pemerintah daerah, maupun lokasi-lokasi wisata.
“Pemkab Merangin bersama tim lintas sektor berkomitmen penuh untuk memberantas aktivitas PETI, terutama yang berada di kawasan Geopark, aset-aset milik Pemda, dan seluruh kawasan wisata,” tegas Bupati.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum melalui patroli rutin, pengawasan intensif, dan penindakan tegas terhadap seluruh aktivitas penambangan emas ilegal.
Penegakan hukum tidak hanya menyasar para pelaku di lapangan, tetapi juga para pemodal dan pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik praktik PETI. Pemerintah berharap langkah ini mampu memberikan efek jera sekaligus memutus mata rantai aktivitas pertambangan ilegal di Merangin.
Selain penindakan, Pemkab Merangin juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak kerusakan lingkungan akibat PETI, terutama penggunaan merkuri yang dapat mencemari sungai, merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, hingga mengancam keberadaan fosil-fosil purba yang menjadi kekayaan Geopark Merangin.
Pemerintah menilai kelestarian Geopark bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kawasan tersebut merupakan aset berharga yang memiliki nilai ilmiah, pendidikan, pariwisata, dan ekonomi sehingga harus dijaga bersama.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya pemberantasan PETI dapat berjalan efektif sehingga Geopark Merangin tetap lestari sebagai warisan dunia yang membanggakan Kabupaten Merangin dan Indonesia.
“Menyelamatkan Geopark hari ini berarti menjaga warisan berharga bagi anak cucu di masa depan.”.. Sumber: Diskominfo



