Polres Sarolangun Gelar Rakor Penanggulangan Geng Motor, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Berandalan Bermotor

Redaksijambi.com.SAROLANGUN – Polres Sarolangun bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Penanggulangan Geng Motor dan Kenakalan Remaja di Kabupaten Sarolangun. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (15/7/2026).

Rakor dihadiri langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., Kajari Sarolangun Taufik, S.H., M.H., Ketua DPRD Ahmad Jani, Ketua Pengadilan Negeri Novarina Manurung, S.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., perwakilan Yonif TP 896/Serumpun Pseko, Ketua LAM Sarolangun Helmi, S.H., M.H., Denpom Sarolangun Lettu CPM Mustar Bawi, Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Arsyad, S.H., M.Pd.I., Kadishub Supriyanto, S.IP., jajaran Pejabat Utama Polres Sarolangun serta para Kapolsek.

Dalam sambutannya, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menegaskan komitmen Polres Sarolangun untuk menciptakan rasa aman dan tidak memberikan ruang bagi geng motor maupun berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menanggulangi geng motor dan berbagai tindak kriminal lainnya yang meresahkan masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan, Polres Sarolangun bersama seluruh Polsek jajaran secara rutin melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta patroli mobile setiap pekan sebagai langkah preventif mencegah aksi kriminalitas jalanan.

Menurutnya, melalui rakor tersebut seluruh unsur sepakat memperkuat sinergi dalam penanggulangan geng motor yang ditandai dengan penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarolangun.

Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Hurmin memberikan apresiasi atas langkah Polres Sarolangun yang melibatkan seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, TNI, sekolah hingga tokoh masyarakat dalam upaya mencegah kenakalan remaja.

“Langkah yang dilakukan Polres Sarolangun sangat tepat karena penanganan geng motor bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan peran pemerintah daerah, pihak sekolah, kejaksaan, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Kajari Sarolangun Taufik, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Novarina Manurung, S.H., serta Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto turut menyampaikan dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di akhir kegiatan, Kapolres kembali menegaskan instruksinya kepada seluruh Kapolsek agar lebih aktif melaksanakan patroli mobile untuk mencegah aksi geng motor, balap liar, penggunaan knalpot brong, serta berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindak kriminal lainnya.
Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan darurat Polri 110 untuk segera melaporkan setiap gangguan keamanan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

“Dengan sinergi seluruh pihak, kami berkomitmen tidak akan memberi ruang bagi geng motor maupun pelaku tindak kriminal di Kabupaten Sarolangun. Tujuannya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan kondusif,” tegas AKBP Wendi Oktariansyah.(Red)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru