Redaksijambi.com.SAROLANGUN – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin serta bebas dari pengaruh negatif, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Sarolangun menggelar penyuluhan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Aula SMA Negeri 11 Sarolangun, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh KBO Sat Binmas Polres Sarolangun, IPTU Agung P., S.H., bersama personel Sat Binmas, yakni AIPTU Edi Saputra, S.H., AIPTU Junaidi, S.H., AIPTU Soekamto, S.H., AIPTU Hadi, S.H., dan AIPDA Heri Kuswanto.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, praktik judi online, serta dampak negatif keberadaan geng motor yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
KBO Sat Binmas IPTU Agung P., S.H. mengingatkan para peserta MPLS agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang dapat merusak masa depan, seperti aksi balap liar maupun bergabung dengan kelompok geng motor yang berpotensi melakukan tindakan melanggar hukum.
Sementara itu, AIPTU Junaidi, S.H. menjelaskan berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan maupun masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada para pelaku penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya judi online yang saat ini semakin marak menyasar kalangan remaja. Para peserta diimbau untuk tidak tergiur dengan iming-iming keuntungan instan karena judi online hanya akan merugikan diri sendiri, keluarga, serta mengancam masa depan generasi muda.
Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif Polri dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.
“Kami berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan mampu menjauhi narkoba, judi online maupun geng motor. Masa depan bangsa berada di tangan para pelajar, sehingga harus dijaga dari berbagai pengaruh negatif,” ujar Kapolres.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penyuluhan berjalan interaktif dengan komunikasi dua arah antara narasumber dan para siswa. Para peserta tampak antusias mengikuti materi serta aktif mengajukan berbagai pertanyaan, sehingga pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud komitmen Polres Sarolangun dalam membina serta melindungi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindak pidana.
Polres Sarolangun juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau tindak pidana melalui layanan Kepolisian 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.***



