Redaksijambi.com (Sarolangun) — TNI Angkatan Darat melalui jajaran Koramil 420-04/Sarolangun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini terlihat dalam kegiatan tanam perdana padi sawah di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dilaksanakan di Desa Penarun, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias dari seluruh peserta yang hadir. Tanam perdana ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan lahan cetak sawah rakyat guna meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Direktur Polbangtan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Yoyon Haryanto, S.ST., M.P, Kepala BRMP Yunimar, S.Si., M.Si, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun Dulmuin, S.P, Pabung Kodim 0420/Sarko, Camat Bathin VIII, jajaran penyuluh pertanian, Babinsa Desa Penarun, serta masyarakat pemilik lahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarolangun menyampaikan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan upaya strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Polbangtan yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Wakil Bupati dan Direktur Polbangtan, kemudian prosesi tanam perdana padi sawah. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama, wawancara, serta diskusi antara unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat terkait pengembangan pertanian di wilayah tersebut.
Kehadiran Babinsa bersama para penyuluh pertanian di lapangan menjadi bukti nyata peran aktif TNI AD dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna meningkatkan hasil pertanian dan mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengelola lahan pertanian secara optimal serta memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. (dEn)

