Redaksijambi.com.MERANGIN — Warga Desa Kapuk, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dihebohkan dengan penangkapan dua orang pemuda yang diduga hendak melakukan pencurian di sebuah rumah milik warga bernama Ade, Minggu (26/10/2026).
Aksi yang diduga dilakukan kedua pemuda tersebut diketahui setelah gerak-gerik mereka terpantau kamera pengawas atau CCTV milik warga. Berkat pantauan tersebut, upaya yang diduga sebagai percobaan pencurian itu berhasil diketahui sebelum terlaksana.
Salah seorang warga setempat, Hafizul, mengungkapkan bahwa peristiwa itu bermula ketika kedua terduga pelaku diduga hendak membongkar rumah milik Ade. Namun, aksi tersebut diketahui pemilik rumah melalui rekaman CCTV.
“Pelaku mau membongkar rumah Ade, namun ketahuan sama pemilik rumah lewat CCTV saat hendak beraksi,” ujar Hafizul di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua terduga pelaku diduga berasal dari kawasan Rantau Panjang Pasar Senin, Kecamatan Tabir. Keduanya disebut datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengamankan kedua pemuda itu. Namun, situasi sempat memanas hingga keduanya menjadi sasaran amukan massa dan mengalami luka-luka.
Kepala Desa Kapuk, Yulirman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan kedua terduga pelaku telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Benar kejadian itu di desa kami, dan para pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Tabir Ulu,” jelas Yulirman.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing. Selain itu, warga diminta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila mendapati seseorang yang diduga melakukan pelanggaran hukum.
“Kami mengimbau seluruh warga Desa Kapuk agar senantiasa waspada untuk mengantisipasi kejadian serupa. Kami juga mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Tabir Ulu, Iptu Supranata, yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan.
Saat ini, kedua terduga pelaku beserta mobil yang diduga digunakan saat kejadian telah diamankan di Mapolsek Tabir Ulu untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Kepolisian diharapkan dapat mengusut perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(Mbe)



