Redaksijambi.com (Merangin) – Hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 7 Merangin berlangsung meriah dan penuh kehangatan, Jumat (17/7/2026). Berbagai penampilan bakat dari para siswa baru mewarnai kegiatan yang digelar di lapangan sekolah.
Para peserta didik menunjukkan kemampuan terbaik mereka, mulai dari bidang olahraga, tari, hingga keterampilan memasak. Suasana akrab dan antusias tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi penutup MPLS tahun ajaran baru tersebut.
Di balik kemeriahan itu, SMA Negeri 7 Merangin menyimpan cerita tersendiri. Berlokasi di kawasan tengah Kota Bangko yang padat penduduk, sekolah ini selama beberapa tahun terakhir kerap menghadapi tantangan dalam penerimaan peserta didik baru. Namun, kondisi tersebut mulai berubah pada tahun ini.
Jumlah siswa yang mendaftar mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program unggulan yang terus dikembangkan oleh pihak sekolah untuk menjawab kebutuhan pendidikan di masa depan.
Salah satu program yang menjadi ciri khas SMA Negeri 7 Merangin adalah English Everyday, Belajar tambahan bahasa inggris diluar jam wajib 1 jam setiap hari dengan kurikulum yang mengedepankan keterampilan berbicara bahasa inggris.
Program ini menjadi nilai tambah tersendiri di tengah tuntutan zaman yang menempatkan kemampuan berbahasa asing sebagai bekal penting bagi generasi muda.
Kepala SMA Negeri 7 Merangin, Apriliza, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan fasilitator pembelajaran mendalam untuk Merangin sekaligus guru bahasa inggris, turut langsung ikut mengajar di program ini.
Selain program bahasa Inggris, sekolah juga memiliki Gerakan Komunitas Belajar yang dilaksanakan setiap bulan sebagai wadah peningkatan kompetensi guru. Beragam kegiatan ekstrakurikuler turut menjadi pilihan bagi siswa, seperti tari, membatik, dan silat.
Khusus kegiatan membatik, hasil karya para siswa bahkan dimanfaatkan sebagai motif batik khas sekolah, sehingga tidak hanya mengembangkan kreativitas, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas sekolah.
Dengan dukungan 24 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, status akreditasi A, serta fasilitas belajar yang lengkap, SMA Negeri 7 Merangin terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan mampu bersaing dengan sekolah lainnya.
Kepala sekolah, Apriliza, menegaskan bahwa setiap sekolah pada dasarnya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, tergantung pada keunggulan yang dibangun.
“Sekolah itu dimana saja pada dasarnya sama. Kalo punya tujuan tertentu kita tinggal memilih sekolah yang visinya sesuai dengan tujuan kita. Salah satu visi SMAN 7 merangin yang ingin mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global, salah satunya membekali siswa dengan keterampilan berbahasa inggris. Nah bagi calon siswa yang berkeinginan untuk jago bahasa inggris setelah tamat SMA, pas sekali masuk ke sini,” ujar kepsek.
Menurutnya, peningkatan jumlah siswa pada tahun ini menjadi sinyal positif bahwa SMA Negeri 7 Merangin layak menjadi pilihan masyarakat. Dengan lingkungan sekolah yang berada di pusat kota serta berbagai program unggulan yang dimiliki, sekolah tersebut optimistis dapat terus berkembang dan sejajar dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Merangin.
Penutupan MPLS yang berlangsung hangat dan penuh semangat menjadi gambaran awal perjalanan para siswa baru dalam menempuh pendidikan di SMA Negeri 7 Merangin. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenali potensi diri untuk berkembang bersama. (dEn)



