Redaksijambi.com.MERANGIN, – Pemerintah Kabupaten Merangin terus melakukan penataan estetika Kota Bangko sekaligus membenahi fasilitas umum sebagai upaya mengatasi berbagai persoalan perkotaan, seperti banjir akibat drainase tersumbat serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin H. M. Syukur saat menghadiri kegiatan di Masjid Baitussalam, Lorong Kampar, Kelurahan Pematang Kandis, Jumat (10/7).
Dalam kesempatan itu, Bupati meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Ia menegaskan, kebijakan pemerintah bukan untuk mengusir pedagang ataupun mematikan perekonomian masyarakat, melainkan menata agar fasilitas umum dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Saya tidak pernah mengusir para pedagang di pinggir jalan. Yang kami lakukan adalah menata dan menempatkan mereka sesuai peruntukannya. Jika semua badan jalan dipakai berjualan, untuk apa kita bangun trotoar bagi pejalan kaki?” tegas M. Syukur.
Selain penataan PKL, Bupati juga menyoroti kondisi saluran drainase di sejumlah titik Kota Bangko yang mengalami penyumbatan cukup parah. Bahkan, menurutnya, ditemukan saluran limbah septic tank yang dibuang langsung ke drainase umum sehingga memperburuk aliran air dan memicu genangan saat hujan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin mulai melakukan pembongkaran dan perbaikan drainase secara bertahap, dimulai dari kawasan depan Yamaha hingga bawah jembatan layang.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Merangin untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Kota Bangko yang bersih, rapi, dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Pemerintah masih kewalahan menghadapi persoalan sampah karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, padahal tempat sampah sudah disediakan. Kalau kita ingin Merangin menjadi kota yang rapi, bersih, dan nyaman, mari kita mulai dari kedisiplinan diri kita masing-masing,” pungkasnya.**
(Bagus/Indra/Van/Kominfo)



