Ketika Kerendahan Hati Berbicara, Mengalahkan Jabatan, Momen H. Hurmin Cium Tangan Nenek Jemaah Haji Jadi Inspirasi

Opini : Oleh Mujiburrahman pimpinan redaksi (Pimred ) media online Redaksijambi.com

Redaksijambi.com.Ketika adab Lebih Tinggi dari Jabatan, Di tengah kesibukan menyambut kepulangan jemaah haji, sebuah momen sederhana menarik perhatian publik. Bupati Sarolangun, H. Hurmin, terlihat menghampiri seorang nenek di dalam bus, lalu mencium tangannya sebagai bentuk penghormatan.

Bagi sebagian orang, mungkin itu hanya gestur biasa. Namun bagi masyarakat yang menyaksikan, tindakan tersebut memiliki makna yang lebih dalam. Tidak heran jika banyak komentar bermunculan dengan kalimat, “Adab lebih tinggi dari jabatan.”

Seorang pemimpin memang dihormati karena jabatannya. Tetapi seorang pemimpin akan lebih dicintai ketika ia tidak menjaga jarak dengan rakyatnya. Sikap merendahkan hati, menghormati orang yang lebih tua, serta memperlakukan masyarakat dengan penuh sopan santun adalah nilai yang tidak bisa dibangun hanya dengan pidato.

Kepemimpinan bukan hanya soal mengambil keputusan di balik meja kantor. Kepemimpinan juga tercermin dari cara seorang kepala daerah menyapa, mendengar, dan menghargai masyarakatnya. Sentuhan kemanusiaan seperti ini sering kali meninggalkan kesan yang lebih kuat dibandingkan seremoni yang megah.

Tentu, masyarakat tetap akan menilai seorang pemimpin dari hasil kerja dan kebijakan yang nyata. Namun ketika kinerja disertai adab yang baik, kedekatan dengan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya.

Jika momen ini memang mencerminkan keseharian H. Hurmin dalam berinteraksi dengan warga, maka sikap tersebut menjadi contoh bahwa jabatan tidak harus menciptakan sekat. Sebaliknya, jabatan dapat menjadi sarana untuk semakin dekat dengan masyarakat, karena pada akhirnya, pemimpin terbaik bukan hanya yang dihormati karena kekuasaan, tetapi yang dikenang karena kerendahan hatinya.***

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru