Sakinah, Ustazah Ponpes Man Jadda Wajjada Raih Juara I Cabang Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri MTQH Ke-52 Merangin

Redaksijambi.com.MERANGIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Pondok Pesantren Man Jadda Wajjada. Salah satu tenaga pengajar sekaligus pendamping santriwati, Ustazah Sakinah, berhasil meraih Juara I Cabang Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Ke-52 Tingkat Kabupaten Merangin yang diselenggarakan di Kecamatan Sungai Manau.

Pimpinan Pondok Pesantren Man Jadda Wajjada, Ustadz Ahmad Saukani, M.Pd., Al Hafidz, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Ustazah Sakinah menjadi kebanggaan bagi pondok pesantren sekaligus motivasi bagi para santri dan santriwati untuk terus mengembangkan bakat serta kemampuan di bidang seni kaligrafi Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi prestasi yang diraih Ustazah Sakinah. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berlatih, dan berprestasi di berbagai bidang keilmuan Islam,” ujar Ustadz Ahmad Saukani.

Ustazah Sakinah yang merupakan putri asal Desa Tiaro, Kecamatan Muara Siau, tampil mewakili Kafilah Kecamatan Nalo Tantan pada ajang MTQH Ke-52 tersebut.
Dalam menekuni seni kaligrafi Arab, Ustazah Sakinah mendapat bimbingan dari Ustadz H. Baldi Khalik, Direktur Kaligrafi Arab sekaligus pembimbing di Pondok Pesantren Man Jadda Wajjada. Berkat latihan yang konsisten serta pembinaan yang berkelanjutan, ia mampu menunjukkan karya terbaik hingga berhasil meraih posisi tertinggi pada cabang Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri.

Keberhasilan ini juga menjadi bukti keseriusan Pondok Pesantren Man Jadda Wajjada dalam mengembangkan seni kaligrafi Al-Qur’an. Pondok pesantren ini memiliki program khusus pembinaan Kaligrafi Arab yang dibimbing secara intensif oleh tenaga yang berpengalaman.
Melalui program tersebut, Pondok Pesantren Man Jadda Wajjada berkomitmen mencetak generasi muda yang mencintai seni kaligrafi Arab sekaligus mampu berprestasi di berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, pondok berharap dapat melahirkan lebih banyak kaligrafer muda yang mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Prestasi yang diraih Ustazah Sakinah diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri dan masyarakat untuk terus mencintai Al-Qur’an melalui seni kaligrafi, serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.(Humas PPMJW)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru