Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Erupsi

Redaksijambi.com.JAMBI — Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan serta bencana erupsi gunung api.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Podcast Polantas Karib Ditlantas Polda Jambi yang mengusung tema “Polantas Karib Siaga Bencana”. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, stakeholder dan komunitas masyarakat dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Dalam podcast tersebut, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kakanwil PT Jasa Raharja Jambi Bapak A.A.N Agung Abimanyu, SE MM serta Ketua Asosiasi Ojol Nusantara (AON) Dianton, S.E., turut menyampaikan pentingnya kesiapan dan kolaborasi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kesiapsiagaan menghadapi Karhutla menjadi perhatian penting karena bencana tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, maupun aktivitas transportasi.

Dalam kondisi tersebut, personel lalu lintas memiliki peran strategis dalam melakukan pengaturan arus kendaraan, pengamanan wilayah terdampak, mendukung mobilitas petugas penanggulangan bencana, serta memastikan jalur evakuasi tetap aman dan lancar.

Sementara dalam menghadapi potensi erupsi, kesiapan jalur evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas juga menjadi bagian penting. Personel Polantas dituntut mampu bergerak cepat dan melakukan langkah-langkah pengamanan untuk membantu masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Pesan Ketua AON untuk Ojol dan Opang
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Ojol Nusantara (AON) Dianton, S.E., juga menyampaikan pesan kepada seluruh komunitas ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di Jambi agar turut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat.

Menurutnya, para pengemudi ojol dan opang merupakan kelompok masyarakat yang setiap hari berada di jalan dan memiliki mobilitas tinggi. Karena itu, mereka dapat berperan membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat apabila menemukan kondisi darurat di wilayahnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan ojol dan opang untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan potensi bencana atau kondisi yang membahayakan masyarakat. Jangan mengambil tindakan yang berisiko, dan selalu ikuti arahan petugas di lapangan,” pesan Dianton.

Ia juga mengajak komunitas ojol dan opang untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama ketika terjadi situasi bencana.

“Mari kita menjadi bagian dari solusi. Ojol dan opang bukan hanya mencari nafkah di jalan, tetapi juga bisa menjadi mitra kepolisian dalam menciptakan keamanan, ketertiban dan keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., terus mendorong jajaran Polda Jambi untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun sinergi dengan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kolaborasi antara kepolisian, PT Jasa Raharja, komunitas ojol dan opang, pemerintah, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan penanganan bencana yang cepat, terkoordinasi dan mengutamakan keselamatan.

Melalui Polantas Karib, Ditlantas Polda Jambi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga siap bersinergi dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.**

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru