Pimpinan Ponpes Man Jadda Wajada Aktif Syiar Islam dan Penuhi Undangan Masyarakat

Redaksijambi.com.MERANGIN — Selain fokus membentuk dan mendidik generasi Islam melalui Pondok Pesantren Man Jadda Wajada (MJW), pimpinan pondok, Ustaz Ahmad Saukani, M.Pd., Alhafiz, juga aktif menjalankan kegiatan dakwah di tengah masyarakat.

Aktivitas tersebut terlihat dari padatnya agenda Safari Dakwah yang dijalani Ustaz Ahmad Saukani di sejumlah wilayah Kabupaten Merangin dan Sarolangun. Berbagai undangan masyarakat dihadiri, mulai dari khutbah Jumat, pengajian majelis taklim, kultum, pengajian wali santri hingga kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bagi Ustaz Ahmad Saukani, keberadaan pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat mendidik para santri, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan dakwah, dirinya berupaya menyampaikan pesan-pesan keislaman sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran dalam berbagai kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara pondok pesantren dan lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, melalui Pondok Pesantren Man Jadda Wajada, Ustaz Ahmad Saukani terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki bekal ilmu agama, akhlak, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Padatnya undangan dakwah yang diterima menjadi salah satu bentuk kepercayaan masyarakat terhadap sosok pimpinan Pondok Pesantren Man Jadda Wajada tersebut dalam menyampaikan tausiyah dan pesan-pesan keagamaan.

“Selain membina santri di pondok, kami juga berusaha memenuhi undangan masyarakat sepanjang memungkinkan. Dakwah merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat dan menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” demikian semangat yang terus dibawa dalam kegiatan Safari Dakwahnya.

Dengan aktivitas pendidikan di pondok dan kegiatan dakwah di tengah masyarakat, Ustaz Ahmad Saukani berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki dasar agama dan akhlak yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.**

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru