Merangin dan Perjalanan Menuju Kabupaten Layak Anak 2026

• Pemkab perkuat komitmen lintas sektor dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak

Redaksijambi.com (Merangin) — Pemerintah Kabupaten Merangin kembali menegaskan tekadnya menjadi daerah ramah anak. Melalui rapat koordinasi gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Aula Kantor Bupati, Selasa (11/11), berbagai langkah percepatan dan kolaborasi lintas sektor mulai digerakkan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati M. Syukur ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan lembaga mitra yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem perlindungan anak di Merangin.

“Kabupaten Layak Anak adalah bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak,” ujar Bupati Syukur membuka pertemuan, disambut deretan catatan serius dari peserta rakor.

Langkah Lanjutan dari Capaian 2021

Kabupaten Merangin sebelumnya pernah meraih penghargaan KLA tingkat Pratama pada 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Kini, Pemkab menargetkan capaian serupa, bahkan lebih tinggi, pada 2026.

“Saya berharap tahun 2026 nanti, kita bisa kembali meraih penghargaan itu. Tapi yang lebih penting, sistem perlindungan anak di Merangin benar-benar hidup dan berjalan,” tegasnya.

Bupati menilai bahwa keberhasilan menuju Kabupaten Layak Anak sangat bergantung pada kolaborasi antarinstansi. Ia meminta setiap OPD dan instansi vertikal menunjuk petugas yang bertanggung jawab atas data anak di wilayahnya masing-masing.

Langkah ini diharapkan memperkuat sistem data yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel — menjadi dasar kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy) di bidang perlindungan anak.

 

Kerja Kolektif dan Semangat Bersama

Selain unsur pemerintah, Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur juga hadir memberi dukungan. Turut hadir pula Kepala Dinas Sosial A. Lazik, Kepala DPMPTSP M. Arif, Plt Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, Kepala Dinas SPPKB Soni Propesma, serta sejumlah pejabat lain dari lintas sektor.

Menutup rapat, Bupati Syukur menyampaikan harapan agar semangat yang lahir dari pertemuan ini dapat menjadi gerakan nyata.

“Insyaallah dengan kerja keras dan niat baik kita semua, Kabupaten Layak Anak 2026 bisa tercapai,” tutupnya optimistis.

(Tim Redaksi/Kominfo)

Pilihan Redaksi

Berita Terbaru