Redaksijambi.com.MERANGIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Merangin. Muhammad Haziq Al Faruq, siswa kelas III MIN 1 Merangin, dipercaya mewakili Kecamatan Margo Tabir pada Cabang Tartil Al-Qur’an dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-52 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2026.
Lomba Tartil dilaksanakan pada Minggu (19/7/2026) di Arena Tartil Masjid Baiturrahman, Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau. Dengan mengenakan baju koko lengan panjang dan peci hitam, Haziq tampil percaya diri di hadapan dewan hakim dan ratusan penonton. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakannya terdengar fasih, tartil, serta sesuai kaidah tajwid.
Kepercayaan yang diberikan kepada Haziq untuk membawa nama Kecamatan Margo Tabir menjadi bukti keberhasilan pembinaan Al-Qur’an yang selama ini dilakukan di MIN 1 Merangin.
Wali Kelas Haziq, Suhaili, S.Pd.I, mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut.
“Alhamdulillah, ini merupakan amanah besar. Haziq membawa nama baik Kecamatan Margo Tabir. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar ananda dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
MTQH ke-52 Tingkat Kabupaten Merangin tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Menuju Merangin Baru 2030.”
Cabang Tartil menjadi salah satu cabang penting karena menjadi dasar kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik, benar, dan sesuai ilmu tajwid.
Kepala MIN 1 Merangin, M. Zhaharil Fikri, M.Pd, turut memberikan apresiasi kepada Muhammad Haziq Al Faruq, guru pembina, serta kedua orang tuanya atas dukungan dan pembinaan yang telah diberikan.
“Kami bangga karena siswa MIN 1 Merangin dipercaya mewakili Kecamatan Margo Tabir. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mencintai Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan membaca, serta berprestasi di berbagai ajang,” ungkapnya.
Partisipasi Muhammad Haziq Al Faruq pada MTQH ke-52 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MIN 1 Merangin dan masyarakat Kecamatan Margo Tabir. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.**
Sumber : Humas Minsamer.



