Redaksijambi.com.MERANGIN — Semangat kebersamaan ditunjukkan Forum Wali Murid Kelas 2B MIN 1 Merangin, Jambi, melalui kegiatan gotong royong membersihkan dan mempercantik ruang kelas, Kamis.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga 15.00 WIB tersebut berjalan lancar. Meski tidak seluruh wali murid dapat hadir, beberapa orang tua tetap meluangkan waktu dan tenaga untuk bergotong royong demi menciptakan ruang belajar yang lebih bersih, rapi dan nyaman bagi anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bagian kelas mendapat pembenahan. Dinding dan lemari dicat ulang, sementara meja murid dan meja guru dipercantik dengan taplak meja baru. Kipas angin di dalam kelas juga dibersihkan agar lingkungan belajar semakin nyaman.
Ketua Forum Wali Murid Kelas 2B MIN 1 Merangin , Dwi Asiyati menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan gotong royong hari ini berjalan lancar. Walaupun yang hadir hanya beberapa orang, semangat untuk memperbaiki dan memperindah kelas anak-anak tetap luar biasa,” ujarnya ketua forum wali murid.
Pembenahan ruang kelas tersebut belum sepenuhnya selesai. Pengecatan pintu kelas direncanakan dilanjutkan pada hari berikutnya. Selain itu, pemasangan gorden dan hiasan dinding juga masih menunggu penyelesaian.
“Insya Allah kalau semuanya sudah selesai 100 persen, hasil akhirnya akan kami bagikan kembali,” tambahnya.
Lebih dari sekadar memperindah ruangan, kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk kepedulian bersama antara wali murid dan pihak sekolah terhadap kenyamanan serta fasilitas belajar anak.
Para wali murid juga mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama mengingatkan anak-anak agar menjaga kebersihan dan fasilitas kelas yang telah diperbaiki.
“Mohon kerja samanya kepada bapak dan ibu semua untuk sering mengingatkan ananda agar sama-sama menjaga kelas kita yang sudah bagus. Di sekolah, guru wali kelas juga akan terus mengingatkan anak-anak,” pesannya.
Berdasarkan kesepakatan bersama, apabila terdapat anak yang merusak atau mengotori perlengkapan kelas, orang tua diharapkan bertanggung jawab untuk memperbaiki atau mengganti fasilitas tersebut.
Sementara itu, khusus pada hari berikutnya, wali murid juga mengingatkan agar anak-anak berhati-hati saat memasuki ruang kelas karena masih terdapat bagian bangku yang baru dicat.
“Mohon besok pagi bapak dan ibu mengingatkan ananda, sebelum duduk di kelas agar mengecek terlebih dahulu apakah cat bangku sudah benar-benar kering atau belum. Dikhawatirkan cat masih menempel dan mengenai pakaian anak-anak,” pungkasnya.
Semangat gotong royong tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan belajar bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan orang tua demi menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi anak-anak.(Uji)



