Dari Lapas untuk Pendidikan, Edutrip Siswa MTs Al-Munawaroh Penuh Inspirasi

Redaksijambi.com (Bangko) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menerima kunjungan siswa MTs Pondok Pesantren Al-Munawaroh dalam kegiatan Edutrip Pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk mengenal proses pembinaan warga binaan sekaligus memperluas wawasan melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan rombongan siswa beserta pihak Pondok Pesantren Al-Munawaroh. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi dan memperkuat kerja sama, khususnya dalam mendukung program pembinaan di Lapas Bangko.

“Terima kasih atas kunjungan dari MTs Pondok Pesantren Al-Munawaroh. Semoga kegiatan ini semakin mempererat kerja sama yang telah terjalin, terutama dalam mendukung program pembinaan. Kami berharap kegiatan Edutrip Pemasyarakatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan serta masyarakat,” ungkap Syaikoni.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) menjelaskan berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Bangko, mulai dari pembinaan kemandirian hingga pembinaan kepribadian.

Para siswa diberikan pemahaman bahwa pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga berorientasi pada perubahan perilaku, pengembangan potensi, serta pembekalan keterampilan agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat.

Rombongan kemudian diajak melihat langsung berbagai kegiatan pembinaan kemandirian, di antaranya barbershop, perkebunan kangkung, budi daya ayam kampung, budi daya maggot, budi daya jamur tiram, serta pembuatan kerajinan berbahan dasar bambu.

Melalui kunjungan tersebut, para siswa dapat mengenal beragam keterampilan produktif sekaligus belajar tentang pentingnya kreativitas, ketekunan, dan kemandirian dalam menghasilkan karya yang bermanfaat.

Selain pembinaan kemandirian, para siswa juga diperkenalkan dengan program pembinaan kepribadian melalui pendidikan keaksaraan dan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, serta Paket C. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan hak pendidikan warga binaan sekaligus membuka kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Edutrip Pemasyarakatan ini, Lapas Bangko berharap para siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, semakin memahami sistem pemasyarakatan, serta terinspirasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud keterbukaan Lapas Bangko dalam membangun sinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat. Melalui edukasi secara langsung, Lapas Bangko ingin menunjukkan bahwa pembinaan di balik tembok pemasyarakatan merupakan proses untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik, mengembangkan keterampilan, dan mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (dEn) 

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img

Berita Terbaru