spot_img

Empat Temenggung SAD Datangi Polres Merangin, Serahkan 11 Pucuk Senpi Rakitan

Redaksijambi.com.MERANGIN – Menindaklanjuti imbauan Kapolres Merangin terkait kepemilikan dan penyimpanan senjata api rakitan, empat Temenggung Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin mendatangi Mapolres Merangin, Jumat (30/10/2026).

Kedatangan empat Temenggung SAD tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap imbauan kepolisian. Mereka secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan yang selama ini dimiliki.

Adapun empat Temenggung yang menyerahkan senjata api rakitan tersebut yakni Temenggung Sikar, Temenggung Jhon, Temenggung Ngepas, dan Temenggung Bujang Ndong.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah positif yang dilakukan para Temenggung SAD tersebut.

“Alhamdulillah, setelah kita berikan imbauan, para Temenggung ini secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan yang selama ini mereka miliki. Ada sekitar 11 pucuk senjata api rakitan jenis kecepek yang diserahkan,” jelas Kapolres, Jumat (30/10/2026).

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa atas kepatuhan dan kesediaan menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela tersebut, Kapolda Jambi memberikan apresiasi berupa reward.

“Sesuai perintah pimpinan, mereka kita berikan reward berupa sepasang kambing. Nantinya diharapkan kambing tersebut bisa menjadi hewan ternak yang dipelihara dan dikembangbiakkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi mereka,” terangnya.

Kapolres juga menambahkan, jumlah senjata api rakitan yang akan diserahkan warga SAD diperkirakan masih akan bertambah. Hal ini mengingat lokasi tempat tinggal atau camp warga SAD yang tersebar cukup jauh dari Mapolres Merangin.

Ia berharap langkah yang dilakukan empat Temenggung SAD tersebut dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan kepada pihak kepolisian.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat Suku Anak Dalam di Kabupaten Merangin.(Red)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img

Berita Terbaru