Redaksijambi.com (JAMBI) – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Merangin kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jambi. Dua anggotanya, Kak Heri Yanto Silalahi dan Kak Anisa Riska, berhasil meraih predikat Terbaik 1 dan Terbaik 2 Duta Literasi Keuangan Segmen Pramuka yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Jambi Financial Fest yang digelar dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan Provinsi Jambi di EV Garden Jambi, Selasa (27/10/2026). Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi, Kak Sudirman, bersama Kepala OJK Provinsi Jambi.

Kak Heri Yanto Silalahi, Andalan Cabang Merangin, meraih predikat Terbaik 1, sementara Kak Anisa Riska yang merupakan anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Merangin berhasil meraih Terbaik 2. Capaian ini menjadi bukti kontribusi aktif anggota Pramuka Merangin dalam mendukung peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat.
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Perjalanan keduanya bermula dari keikutsertaan dalam Training of Trainers (ToT) Duta Literasi Keuangan Anggota Pramuka Provinsi Jambi pada 19–21 Mei 2026. Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan kemampuan untuk menyebarluaskan edukasi keuangan melalui berbagai kegiatan nyata.

Usai pelatihan, para peserta dituntut menerapkan ilmu yang diperoleh melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL). Program tersebut mencakup sosialisasi literasi keuangan, pembuatan konten edukasi, serta penyelesaian materi pembelajaran melalui Learning Management System (LMS) OJK.
Selama dua bulan pelaksanaan RTL, Heri Yanto dan Anisa Riska aktif menggelar berbagai kegiatan edukasi yang menyasar anggota Pramuka, pelajar, kaum perempuan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kelompok masyarakat lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, keduanya turut mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang cermat, bijak, dan bertanggung jawab. Edukasi ini juga menjadi langkah nyata untuk memperluas pemahaman masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan secara tepat.
Keberhasilan Heri dan Anisa menunjukkan bahwa peran Duta Literasi Keuangan tidak sebatas mengikuti pelatihan atau menyandang predikat tertentu. Lebih dari itu, para duta dituntut mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi anggota Pramuka Kwarcab Merangin lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mengambil peran, serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan demikian, prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (dEn)



