Redaksijambi com.MAKASSAR — Prestasi membanggakan ditorehkan H. Baldi Khalik, Direktur Kaligrafi Arab Pondok Pesantren Man Jadda Wajada, dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Sulawesi Selatan.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diselenggarakan di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar dan Pemkab Pangkep sebagai tuan rumah bersama. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026.
Dalam ajang nasional tersebut, H. Baldi Khalik berhasil meraih prestasi pada cabang Kaligrafi Digital Klasik Putra. Ia tampil mewakili Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Merangin.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Merangin sekaligus keluarga besar Pondok Pesantren Man Jadda Wajada, mengingat H. Baldi Khalik selama ini aktif sebagai Direktur Kaligrafi Arab di pondok pesantren tersebut.
Selain H. Baldi Khalik, dua peserta lainnya dari Jambi juga berhasil meraih prestasi pada cabang masing-masing, yakni Mutaalem pada cabang Kaligrafi Digital Klasik Wanita dan Fifi Mustaghfiroh, penyuluh di Kota Jambi, pada cabang Hifzhil Qur’an Juz 30 Putri.
Pimpinan Ponpes Man Jadda Wajada Bersyukur
Pimpinan Pondok Pesantren Man Jadda Wajada, Ustadz Ahmad Saukani, M.Pd., Al-Hafidz, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih H. Baldi Khalik dalam ajang MTQ KORPRI tingkat nasional tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih H. Baldi Khalik. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Man Jadda Wajada dan juga kebanggaan bagi Kabupaten Merangin,” ujar Ustadz Ahmad Saukani.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa seni kaligrafi Al-Qur’an memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan dan dapat membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.
Ia berharap capaian tersebut semakin memotivasi para santri dan generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an sekaligus mengembangkan bakat dan kreativitas dalam seni kaligrafi.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan berlatih. Mudah-mudahan ke depan lahir lebih banyak generasi Qur’ani yang mampu berprestasi dan membawa nama baik daerah,” harapnya.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 sendiri diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi, kementerian dan lembaga. Ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan aparatur negara.
Bagi Pondok Pesantren Man Jadda Wajada, prestasi H. Baldi Khalik menjadi tambahan semangat untuk terus mengembangkan pembinaan kaligrafi Arab dan seni Al-Qur’an, serta mencetak generasi muda yang berprestasi dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Humas ponpes MJW



