Redaksijambi.com.Merangin.- Pondok Pesantren Manjada Wa Jadda qterus mengejar pembangunan dua asrama bertingkat dan sarana pendukung lainnya untuk santri baru di tahun ajaran 2026/2027
Hal ini dilontarkan langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manjada Wa Jadda Hj Aini Sarpin.S.Pd dan pimpinan pondok pesantren Man Jadda Wajada Ustadz Ahmad Syaukani M.Pd, Al Hafiz disela pengerjaan pembangunan asrama santri putra yang rencana dibangun tiga lantai.
Dari pendataannya,peserta didik tahun ajaran 2026/2027 ini ± 165 orang calon santri yang sudah mendaftar ,ditakarkan butuh dua unit l asrama tahun ini, satu untuk putra dan satu unit nya lagi untuk putri dengan kapasitas asrama saat ini pondok pesantren Man Jadda Wajada bisa lebih maksimal menerima calon santri dan santriwati pondok pesantren Man Jadda Wajada yang beralamat lingkungan talang kawo jalan poros talang kawo pulau Rengan kelurahan dusun Bangko kecamatan Bangko kabupaten Merangin provinsi jambi.

“Alhamdulillah, persiapan saat ini di Pondok Pesantren Manjada Wa Jadda untuk pembangunan asrama sudah 50 persen. Kami telah mempersiapkan enam asrama yang mana untuk putra empat asrama dan putri dua asrama. Sampai saat ini baru dua asrama yang sudah berdiri sekaligus bak mandinya. InsyaAllah jelang santri baru masuk tanggal 14 Juli nanti, semua sarana dan prasarana termasuk asrama ini akan diusahakan selesai pembangunannya,” ucap Ustadz Ahmad Syaukani.M.Pd Al Hafiz.
” mengingat kepercayaan masyarakat pada Pondok Pesantren sebagai wadah pendidikan ilmu agama dan juga pelajaran umum kitap kuning dan kaligrafi arab sangat besar, pihak yayasan terus melakukan pembangunan dan melengkapi sarana dan prasarana” lanjutnya.
“Semua dikebut untuk melaksanakan proses belajar mengajar walaupun dalam serba kekurangan sarana dan prasarana kami mengharapkan kepada pemerintah daerah dan masyarakat sekitar maupun luar Kabupaten Merangin dapat membantu proses pembangunan demi kenyamanan santri-santri kita datang nanti. Kami dari yayasan tetap memaksimalkan sesuai dengan kesanggupan yang bisa kami lakukan, tapi kami bertekad Pondok Pesantren siap digunakan sebelum santri baru datang,” tambahnya.

Dirinya juga menyinggung mengenai kondisi jalan ke Pondok Pesantren, terutama kondisi jalan aspal yang mulus satu satunya akses penghubung jalan ke pondok yang saat ini Kondisi sangat bagus
“alhamdulillah akses menuju pesantren Man Jadda Wajada dari pusat kota Bangko jalan aspal nya mulus dan sangat mudah di akses dari kota Bangko ,” tuntasya.(Uji)

