Dinilai Gigih Perjuangkan Nasib SAD, Kemensos Puji Kinerja Bupati Merangin

Redaksijambi.com.Merangin,– Kementerian Sosial (Kemensos) RI memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Bupati Merangin, M. Syukur, dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Suku Anak Dalam (SAD).

Kegigihan Bupati dalam melobi Pemerintah Pusat dinilai menjadi kunci pembuka gerbang pemberdayaan bagi komunitas adat di wilayah tersebut.

Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) Kemensos RI, I Ketut Supena, saat melakukan audiensi bersama jajaran Pemkab Merangin dan warga SAD di kawasan Dam Betuk, Kabupaten Merangin, Selasa (27/1).

I Ketut Supena mengungkapkan bahwa kehadirannya di Merangin merupakan perintah langsung dari Menteri Sosial pasca pertemuan intensif dengan Bupati M. Syukur di Jakarta.

“Bapak Bupati sangat gigih sekali memperjuangkan warga di Kabupaten Merangin, terutama saudara-saudara kita di Suku Anak Dalam. Karena kegigihan beliau bertemu Bapak Menteri, kami ditugaskan langsung untuk turun ke lapangan,” ujar I Ketut Supena di hadapan warga.

Ia menambahkan bahwa langkah proaktif Bupati memudahkan Kemensos dalam memetakan potensi pemberdayaan sosial yang tepat sasaran bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kemensos menyoroti potensi besar Dam Betuk sebagai sumber ekonomi baru melalui budidaya ikan sistem keramba. Program ini dirancang agar warga SAD tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hasil alam yang kian menipis.

“Benar kata Pak Bupati, kita tidak bisa selamanya bergantung dengan alam. Kita harus beradaptasi dengan perubahan. Kami sudah berdiskusi panjang lebar dengan Dinas Perikanan dan Dinas Sosial untuk mengkolaborasikan sistem keramba ini,” lanjut Ketut.

Pihak Kemensos juga telah melaporkan rencana teknis ini ke pusat agar dapat segera diwujudkan sebagai solusi permanen peningkatan ekonomi warga.

Rencana pemberdayaan ini disambut antusias oleh warga SAD yang hadir. Saat ditanya mengenai kesiapan mengelola keramba, warga secara serentak menyatakan kesetujuannya.

“Kalau sudah setuju, itu artinya 60 persen program biasanya sudah sukses. Kami berharap dukungan Bapak Bupati dan komitmen Pak Menteri ini bisa segera mengangkat ekonomi Bapak dan Ibu tanpa harus mengeksploitasi alam secara berlebihan,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Merangin, perwakilan dinas terkait, serta para Temenggung dari berbagai kelompok Suku Anak Dalam.**

Sumber:(Bagus/van/Kominfo)

Pilihan Redaksi
spot_img

Berita Terbaru