Tinjau Sejumlah Titik-titik Jalan Desa yang Rusak
Redaksi jambi.com.MERANGIN, –Bupati Merangin H M Syukur dengan kondisi anggaran yang sangat terbatas pada 2026 ini, berupaya semaksimal mungkin memantapkan kondisi jalan-jalan dalam Kabupaten Merangin, terlebih di pedesaan.
Untuk mengetahui kondisi jalan-jalan tersebut, bupati bersama Kadis PUPR Risdiansyah, Kabid Bina Marga PUPR Arya Asghara, Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin serta Camat Renah Pamenang Kusranto, memantau beberapa titik ruas jalan yang rusak.
Pertama bupati memantau kondisi box culver di Desa Mampun Baru Kecamatan Pamenang Barat yang tidak bisa dilewati warga, selanjutnya bupati dan rombongan bergeser ke bok culver di jalan Simpang Meranti – Rasau yang juga rusak akibat longsor.
Tidak sampai disitu, bupati masih didampingi Kadis PUPR dan Kadis Kominfo bergerak menuju Jalan Tambang Mas – Rasau, terus lanjut ke jalan Tambang Mas – Lantak Seribu.
Lebih dari itu, bupati bersama rombongan juga memantau kondisi jalan Desa Sialang ke Desa Rejo Sari, terus dilanjutkan meninjau kondisi jalan-jalan di Pasar Pamenang.
‘’Alhamdulillah tadi sudah kita pantau box culver yang rusak dan beberapa titik ruas jalan yang rusak di sejumlah desa. Box culver dan jalan-jalan yang rusak itu secara bertahap di titik-titik tertuntu akan segera diperbaiki,’’ujar Bupati.
Bupati berharap jalan-jalan itu setelah diperbaiki pada 2026 ini menjadi mantap, lancar dan aman untuk dilalui warga, sehingga akan mempu meningkatkan ekonomi kerakyatan warga setempat.
Di titik-titik tertentu lanjut bupati, jalan itu tidak hanya akan diperbaiki menjadi kondisi mantap, tapi lebih dari itu akan diaspal. Untuk tahap awal jalan yang akan diaspal yaitu, jalan Tambang Mas – Lantak Seribu sepanjang 800 meter.
‘’Terimakasih kepada Camat, Kades dan warga, dimana jalan-jalan yang rusak tersebut mendapat support, dibantu oleh masyarkat. Jalan ini menjadi tangungjawab kita bersama,’’terang Bupati.
Untuk mempercepat perbaikan titik-titik jalan yang rusak itu, bupati telah menambah alat berat berupa geleder dan peralatan lainnya, sehingga pengerjaan jalan itu bisa dilakukan dalam waktu lebih singkat. (teguh-madi/kominfo)

