Pemkab Merangin Ikuti Evaluasi SAKIP 2026 Bersama KemenPAN-RB, Targetkan Predikat BB

Redaksijambi.com.MERANGIN,— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mengikuti kegiatan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 secara virtual melalui zoom meeting bersama Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kamis (30/7).

Zoom meeting yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin itu dipimpin langsung oleh Bupati M. Syukur diwakili oleh Wabup A. Khafidh.

Turut hadir mendampingi Wabup di lokasi kegiatan, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ketua Forum Camat, serta jajaran pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Merangin.

Dalam sambutan Bupati Merangin M. Syukur yang dibacakan oleh Wabup A. Khafidh menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim evaluator KemenPAN-RB—termasuk Analis Kebijakan Madya Anisa Rifka dan Analis Kebijakan Pratama Alifta Rahma—atas bimbingan serta evaluasi yang diberikan demi perbaikan tata kelola pemerintahan di Merangin.

Wabup memaparkan, pada penilaian tahun 2025 lalu, Kabupaten Merangin berhasil mengantongi nilai SAKIP sebesar 68,11 dengan predikat B. Meski menunjukkan tren positif dalam manajemen kinerja, Pemkab Merangin berkomitmen kuat untuk terus berbenah hingga mampu meraih predikat “BB”.

“Target meraih predikat BB ini bukan sekadar mengejar nilai nominal yang lebih tinggi, melainkan bentuk tanggung jawab kami agar setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan dampak dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegas A. Khafidh.

Ia menegaskan, implementasi SAKIP harus menjadi instrumen utama dalam memastikan seluruh program daerah bermuara pada penuntasan kemiskinan, pendorongan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan mutu pelayanan publik.

Oleh karena itu, Wabup meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadikan catatan dan rekomendasi evaluasi sebagai bahan introspeksi serta pemicu inovasi kerja.

“Keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh seberapa banyak program yang kita jalankan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mari kita tingkatkan sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan visi ‘Merangin Baru 2030’ yang berdaya saing, akuntabel, reformis, dan unggul,” tutupnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dokumen dan diskusi teknis antara jajaran Pemkab Merangin bersama Tim Evaluator KemenPAN-RB. (Indra/van/Kominfo)

Pilihan Redaksi
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terbaru