oleh

Pertanyakan Kualitas Rigit Beton, Herman Akui Tahap Tiga Bukan Dirinya KPA

-Hot News-198 views

Redaksijambi,Com- Terkait Pemberitaan Jalan rigit beton yang dibangun tahun 2019 dengan menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2019 Sebesar 627 juta rupiah dikeluhkan warga desa Lidung Kecamatan Sarolangun.

Dan di nilai warga pembangunan jalan rigit beton yang Terkesan asal jadi dan tidak berkualitas, yang mana Bangunan jalan hanya dicor kiri dan kanan,sementara ditengah jalan tidak di rigit dan hanya di tutupi dengan tanah dan bebatuan, jalan yang Di Bangun Beberapa Bulan ini, kondisinya telah banyak yang rusak, bahkan besi dalam bangunan jalan tersebut sudah terlihat akibat jalan yang terkelupas.

MK warga Desa Lidung yang tidak ingin di sebut namanya,menilai keadaan jalan ini baru dibangun beberapa bulan, telah mengalami kerusakan, dan tidak memuaskan masyarakat, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang Baik.

“Di katakan juga oleh MK warga Desa Lidung, Jalan rigit beton yang dibangun tahun 2019 dengan menggunakan anggaran dana desa sebesar RP. 627 Juta pada masa jabatan kades Herman.

Sementara Herman mantan kades lidung saat di telpon sempat emosi dan meminta siapa yang mengatakan tidak puas untuk menghadapnya.

“Warga yang mana tolong temui saya” sebut Herman

Herman mengaku jalan yang dibangun sepanjang lebih dari 800 meter dan tidak tahu secara pasti berapa anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan jalan rigit beton, sementara Herman saat itu sebagai kuasa pengguna anggaran.

“Saya lupa berapa anggaranya dan kalau panjangnya 800meter lebih” Kata Herman

Lanjut Herman tahap pertama dan kedua di masa Herman mengaku sebagai kuasa anggaran, sementara pencairan tahap ketiga pembangunan rigit beton tidak lagi dimasanya dan di lanjutkan dengan pejabat kades yang sekarang.

” Saya hanya tahap satu dan dua sebagai KPA dan ditahap tiga itu PJ kades,silahkan konfirmasi ke PJ kades” Kata Herman

Saat Di Konfrontasi langsung Dengan PJ Kades Desa Lidung Hairin,membenarkan adanya kegiatan dengan menggunakan dana desa untuk pembangunan jalan rigit beton dengan pagu anggaran sebesar 627 juta rupiah.

” Iya betul dari Rab tertera jumlah pagu anggaran sebesar 627 juta rupiah dengan panjang 840 meter dan lebar 3 meter” Kata Hairin

Namun saat ditanyakan terkait dengan anggaran tahap ke tiga diakui Hairin pejabat kades Lidung yang sekarang, pencairan pada masanya, pada awal menjabat sebagai pejabat kades, yakni November 2019 lalu.

Hairin PJ kades desa Lidung menjelaskan “pencairan dana tahap ke tiga sebesar 119 juta dicairkan, namun tidak sepeserpun dirinya memanfaatkan dana tersebut untuk lanjutan bangunan rigit beton.

Sebab Herman mantan kades meminta uang tersebut secara full ke saya, Herman mengaku pembangunan rigit beton banyak menggunakan uang pribadinya,Jelas Hairin.

“Iya pencairan tahap tiga dimasa saya, dan semua dana diambil Herman mantan kades dengan alasan uangnya terpakai” Kata Hairin

Disaat Herman meminta secara full uang sisa tahap tiga, Hairin meminta bukti berapa uang terpakai, maksudnya sisa uang akan dilanjutkan penyelesaian pada rigit beton, sayangnya Herman tidak bisa menunjukkan bukti bukti berapa uangnya terpakai dan tetap ngotot untuk mengambil uang tersebut .

“Iya tidak se peserpun uang tersebut saya terima,semua diambil Herman,dengan alasan uangnya terpakai” Terang Hairin

Walaupun demikian Hairin tidak menginginkan keterlibatannya terhadap pencairan uang sebesar 119 juta rupiah pada pencairan tahap ketiga, Jadi Hairin meminta Herman untuk menandatangani kuitansi diatas materai.

” Kita punya bukti penyerahan semua uang sebanyak 119 Juta Rupiah tersebut kepada Herman ” jelas pejabat kades Hairin
(Dh)

Komentar

News Feed