oleh

Cara Pemdes Teluk Mancur Tingkatkan Ketahanan

-Hot News-257 views

RedaksiJambi,Com.SAROLANGUN-Melalui Program Pembangunan Desa P2D Tahun 2020, Pemdes desa Teluk Mancur kecamatan bahtin VIII menggunakan anggaran P2d untuk Tingkatkan Program Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Bidang Peternakan ayam bertelur, membuka usaha ibu ibu rumahan seperti membuat olahan makanan ringan dari bahan Singkong dan lain lainnya.

kepala desa teluk mancur Kholid mengatakan,”Untuk pemanfaatan anggaran program PembangunanĀ  desa (P2D) desa teluk mancur, kita lebih ke arah bidang peternakan ayam bertelur dan membuka usah kuliner seperti olahan makanan ringan dari bahan singkong dan juga ada sawit desa,

 

Hal ini di lakukan dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di masa pendemi Covid-19 ini, kami bersama ketua BPD berpikir untuk mengembangkan di bidang peningkatan ekonomi,yaitu membuka usaha seperti makan ringan keripik singkong dan pengelolaan ayam petelur dan perkebunan sawit,insha Allah tahun 2023 kami bisa menjadi desa mandiri, Ujarnya kades desa teluk mancur.

 

Tambahnya lagi,Ini bagi kami adalah modal awal untuk menuju Desa mandiri,dan tentunya kami tetap banyak berkonsultasi, meminta dukungan dukungan dan motivasi dari pak camat Bahtin VIII ,dan tahun depan BPD juga tetap bersenergi dengan kami,dan akan mengembangkan usaha usaha lain lagi di kegiatan Mikro, mungkin kedepannya akan lebih Besar lagi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa teluk mancur,”Harapnya

 

Kami pemdes desa teluk mancur dari program pemerintah ini salah satunya dari program P2d dengan anggaran 200jt itu juga kami anggarkan untuk pendidikan dan mengadakan bibit jagung untuk mengurangi pasca dari Covid-19,kami berharap itu juga bisa membantu masyarakat jadi tanaman sandingan dari tanam padi tahunannya,

 

Di jelaskan lagi kades Teluk Mancur,”Untuk ternak ayam petelur kami dapat 600 ekor, karna ini keterbatasan anggaran, karena kami berat di kandang itu sendiri, kami menggunakan kandang ini bukan untuk sementara,kami buat kandang ini bersifat permanen, ketahanan dari kandang ayam ini bisa bertahan lebih kurang 10 tahun bisa di gunakan, dan kandang ini sudah memenuhi standar Indonesia,karna kami juga sudah mendatangkan langsung ahli obat kandang dari Payakumbuh,”Terang Kholid.

Untuk usaha kuliner pumdes desa teluk mancur, seprti pembuatan makanan makanan ringan olahan yang sehat dari singkong yang tanpa ada bahan kimia, kami pemdes desa teluk mancur mengangkat kuliner ini dari makanan makanan tradisional,kami akan tetap produksi lagi kedepan untuk usaha kuliner pemdes teluk mancur,”ungkap nya.

Untuk Bumdes yang ada di desa teluk mancur Akhyar Mubarrok selaku camat Bahtin VIII mengatakan,” Kami atas nama kecamatan bahtin VIII terkait dengan usah bumdes teluk mancur ini,dari dana P2d program pemerintah kabupaten Sarolangun yang untuk meningkatkan ketahanan pangan,dari pihak kecamatan dengan adanya usaha ayam petelur dan bumdes usah kuliner seprti kripik singkong,kami sangat memotivasi pemerintah desa ini ,ini seperti nya menemukan prodak inovasi yang selama ini tidak banyak orang melakukan itu, seprti ayam petelur kebanyakan di dapat dari daerah Sumatra barat Payakumbuh,

Kita bagaimana kedepan Bahtin VIII bisa mampu melakukan hal hal seperti itu, dari usaha ayam petelur maupun kuliner nya,”Ucapnya

Terkait dengan hal ini, Kami dari pemerintah kecamatan bahtin VIII, berharap dukungan dari pihak pihak lain yang mampu membuat usaha dari desa teluk mancur ini bisa berkembang dengan baik,dan artinya kita bukan hanya mengeluarkan prodak tetapi pemasaran nya kita pikirkan juga,

Dengan bekerja sama dengan Perindagkop ataupun instansi lainnya yang bisa kita jadikan mitra usaha kita,

Harapan kami kepada Bumdes desa teluk mancur, perbaiki dan buatlah menegemen yang baik secara modern,agar usaha ini dapat berkembang dengan baik juga,”Tutup nya

(Dh)

Komentar

News Feed