by

Pro-Kontra Milk Al Yamin Abdul Aziz

-Hot News-277 views

Umat Islam kembali dihebohkan dengan sebuah ujian terbuka disertasi mahasiswa program doctor UIN Sunan Kalijaga yang berjudul Konsep Milk al Yamin Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Rabu 28 Agustus 2019

Abdul Aziz Mengemukakan dalam tulisan disertasinya bahwa seks di luar Pernikahan dalam batasan tertentu tak melanggar syariat.Ada berbagai batasan atau larangan dalam hubungan seks nonmarital Yaitu dengan yang memiliki hubungan darah,pesta seks,mempertontonkan
Kegiatan seks didepan umum, dan homoseksual, kata aziz, dengan kata Lain hubungan zina diluar nikah selama tidak ditampakkan di luar umum Boleh dan tidak berdosa.

Bisa ditarik kesimpulan artinya hubungan seks itu halal selama tidak di ketahui orang dan tidak dipertontonkan di depan umun, dalam tafsirnya ibnu katsir dituliskan surat al mu’minun ayat 5-7
yang artinya, dan orang – orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri – istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tercela. Barang siapa mencari yang dibalik itu, maka mereka itulah orang – orang yang melampaui batas. ( Al Mu’minun: 5-7)

Artinya, orang – orang yang memelihara kemaluan mereka dari perbuatan yang diharamkan. Karena itu mereka tidak terjerumus ke dalam perbuatan – perbuatan yang di larang oleh allah, seperti zina dan liwat.
Dan mereka tidak mendekati selain dari istri-istri mereka yang dihalalkan oleh allah bagi mereka, atau budak-budak perempuan yang mereka miliki dari tawanan perangnya. Barang siapa yang melakukan hal-hal yang dihalalkan oleh allah, maka tiada tercela dan tiada dosa baginya.

Dari kata Milk Al Yamin sendiri berarti bisa dikatakan perbudakan yang kini sudah tidak ada lagi. Ayat yang digunakan untuk dasarnya pun ayat yang dulu masih ada perbudakan disaat zaman perang, saat ini perbudakan tidak ada lagi Al Quran diturunkan ketika zaman masih ada perbudakan zaman perang, Allah menurunkan Al Qur’an kepada nabi Muhammad untuk menghapuskan ketidakbenaran serta kitab penutup/terakhir. Bisa dilihat dari tafsirnya ibnu katsir kata “ tawanan perang” nah disini sudah sangat jelas sekali bahwa Milk Al Yamin itu ada ketika zaman perang berlaku dan didapatkan pada saat perang sehingga menjadi tawanan perangnya.

Sangat jelas sekali maka dari itu konsep Milk Al Yamin tidak di benarkan dalam syariat islam karna melanggar kaedah-kaedah yang ada dalam Al Qur’an.

Allah Swt berfirman

Wa laa taqrobuz-zinaaa innahuu kaana faahisyah, wa saaa’a sabiila

Yang artinya ; Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.( Al- Isra:32)

Dalam tafsirnya ibnu katsir
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yazid ibnu Harun, telah menceritakan kepada kami Jarir, telah menceritakan kepada kami Salim ibnu Amir, dari Abu Umamah, bahwa pernah ada seorang pemuda dating kepada nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, lalu pemuda itu bertanya, “ wahai Rasulullah, izinkanlah aku berbuat zina.” Maka kaum yang hadir memusatkan pandangan mereka kearah pemuda itu dan menghardiknya seraya berkata”Diam kamu, diam kamu!” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Dekatkanlah dia kepadaku.” Maka pemuda itu mendekati Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam jaraknya yang cukup dekat, lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Duduklah!” Pemuda itu duduk, dan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya kepadanya, “Apakah kamu suka perbuatan zina dilakukan terhadap ibumu?” Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, semoga Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang lain pun tentu tidak suka hal tersebut di lakukan terhadap ibu-ibu mereka.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya, “Apakah kamu suka bila perbuatan zina dilakukan terhadap anak perempuanmu?”Pemuda itu menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah, semoga diriku menjadi tebusanmu.” Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda menguatkan, “Orang-orang pun tidak akan suka bila hal itu dilakukan terhadap anak-anak perempuan mereka.”Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya, “Apakah kamu suka bila perbuatan zina dilakukan terhadap saudara perempuanmu?” Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, semoga Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda menguatkan, “Orang lain pun tidak akan suka bila hal tersebut dilakukan terhadap saudara perempuan mereka.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya, “Apakah kamu suka bila perbuatan zina dilakukan terhadap bibi (dari pihak ayah)mu?” Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, semoga Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang lain pun tidak akan suka bila perbuatan itu dilakukan terhadap bibi (dari pihak ayah) mereka.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya, “Apakah kamu suka bila perbuatan zina dilakukan terhadap bibi (dari pihak ibu)mu? Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, semoga Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu.” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang lain pun tidak akan suka bila hal itu dilakukan terhadap bibi (dari pihak ibu) mereka.” Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam meletakkan tangannya ke dada pemuda itu seraya berdoa: Ya Allah, ampunilah dosanya dan bersihkanlah hatinya serta peliharalah farjinya. Maka sejak saat itu pemuda tersebut tidak lagi menoleh kepada perbuatan zina barang sedikit pun.

Ibnu Abud Dunia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ammar ibnu Nasr, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah, dari Abu Bakar ibnu Abu Maryam dari Al-Haisam ibnu Malik At-Ta-i, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang telah bersabda: Tiada suatu dosa pun sesudah mempersekutukan Allah yang lebih besar di sisi Allah daripada nutfah (air mani) seorang lelaki yang diletakkannya di dalam rahim yang tidak halal baginya.

Dijelaskan pula dalam surat An-nur:3,Al-Furqan:68-69, itu artinya konsep Milk Al Yamin sangat tidak dibenarkan dalam syariat islam begitu juga dalam prakteknya, kita berikan contoh sederhana buanglah sampah pada tempatnya, Nah dari kalimat ini tentu sudah tertera bahwa ada larangan yang nantinya akan menimbulkan dampak besar bagi umat manusia, banjir adalah salah satu bencana ketika membuang ampah sembarangn, dari sini bisa dilihat bahwa konsep Milk Al Yamin akan berdampak besar bagi umat muslim tentu saja bukan hanya itu bahkan akan berdampak pada suatu negara itu, pepatah mengatakan ada sebab pasti akan ada akibatnya maka dari itu berfikirlah sebelum bertindak ada aturan pasti ada alasan yang terkandung didalamnya, maka dari itu marilah kita bersama-sama memohon kepada Allah agar Allah mengampuni dosa-dosa kita aminn.

saya mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh terhadap tulian disertasi Abdul Aziz tentang konsep Milk Al Yamin yang digagas Muhammad Syahrur dalam ujian terbuka disertasi yaitu Konsep Milk Al Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital.

Hasbunallah Wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’mal nashir
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, dan sebaik-baiknya penolong kami”

Oleh : Gusli bambang irawan
Mahasiswa UIN STS Jambi
Fakultas Dakwah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed